Inilah Penyebab dan Cara Mengobati Kucing Muntah

Kucing Muntah – Memiliki hewan peliharaan memang menjadi hal yang menyenangkan. Terlebih jika suasana di rumah kamu sepi, dengan adanya hewan peliharaan bisa menjadi teman bermain. Salah satu hewan peliharaan yang banyak disukai adalah kucing. Selain lucu, kucing yang umumnya memiliki bulu yang lembut dan halus juga membuat siapapun ingin memeluknya.

Memelihara kucing memang menyenangkan, namun terkadang juga menyulitkan. Ini karena kucing, khususnya untuk species tertentu, butuh perawatan yang ekstra. Pada umumnya kucing memang rentan pada penyakit juga kadang bisa membuat kamu menjadi kesulitan. Nah salah satu yang memang sering terjadi yaitu kucing muntah-muntah.

kucing muntah
Gambar kucing yang sedang muntah

Jika kucing kamu muntah, itu berarti kucing kamu sedang mengalami gangguan pencernaan. Tidak hanya itu, kucing muntah juga bisa disebabkan karena virus atau bakteri. Berbicara tentang kucing muntah muntah, ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa kucing kamu mengalami hal ini. Namun, penyebabnya pun juga berbeda-beda bergantung bagaimana bentuk muntahan kucing kamu.

Muntahan kucing jenisnya berbeda-beda, ada kucing muntah makanan yang dimakan, ada yang muntah busa atau cacing, bahkan ada pula yang muntah sekaligus mencret. Nahh maka sebab itu, lebih baik kamu belajar mengerti apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi pada si kucing. Yuk baca selengkapnya mengapa kucing bisa muntah?

Penyebab Kucing Muntah

Penyebab mengapa kucing bisa muntah sebenarnya bermacam-macam. Tidak semua kucing bisa muntah karena virus atau bakteri.

Beberapa bisa terjadi karena keracunan makananan atau sakit. Ini dia beberapa sebab kucing bisa mengalami muntah.

1. Muntah Makananya

Salah satu hal yang sering terjadi adalah kucing muntah makanannya. Ada beberapa penyebab kenapa kucing bisa memuntahkan makanannya sendiri. Biasanya alasan kenapa kucing muntah makanan adalah karena ia kekenyangan. Karena perut kucing telah penuh, terpaksa ia harus memuntahkan kembali makanannya yang telah dimakan. Eits tunggu dulu, cocok tidaknya makanan yang baru juga bisa menjadikan faktor si kucing memuntahkan makananya lho!

2. Muntah Busa

Bentuk muntahan lainnya dari muntahan kucing adalah busa. Kucing muntah busa biasanya terjadi karena keracunan dari makanan atau minuman yang dikonsumsi kucing. Keracunan ini bisa terjadi jika makanan atau minuman kucing tercemar dengan zat-zat kimia yang berada di sekitar.

3. Muntah Cacing

Satu hal yang ditakutkan para pecintah kucing adalah saat kucing muntah cacing. Saat kucing kamu mengalami muntah cacing, kamu pasti akan menjadi sangat panic, bukan? Muntahan cacing memanglah mengerikan disbanding muntahan lainnya. Ini terjadi saat kucing kamu terkena infeksi cacing pada saluran pencernaanya.

4. Muntah Darah

Hal lainnya yang lebih menakutkan adalah jika kucing muntah darah. Muntah darah sendiri biasanya dibedakan menjadi dua, darah berwarna coklat dan merah. Jika kucing kamu mengeluarkan darah coklat, itu berarti ada masalah pada usus kucing, seperti radang usus misalnya.
Bagaimana kalu memuntahkan darah merah? Nah itu merupakan tanda atau gejala yang kucing kamu alami di saluran pencernaan si kucing.

5. Muntah Disertai Mencret

Kucing muntah dan mencret juga menjadi hal yang sering dialami. Ini terjadi akibat adanya bakteri yang menyebabkan kucing mengalami mencret.

6. Muntah Kuning

Hal yang juga sering terjadi adalah kucing muntah kuning. Cairan atau lender kuning yang dikeluarkan kucing biasanya disebabkan oleh peradangan usus pada kucing. Tidak hanya itu, terkadang muntahan lender kuning pada kucing juga diakibatkan oleh virus panleukopina dan juga cairan hati. Tak heran jika ini juga menyebabkan kucing muntah kuning dan lemas.

7. Muntah Bulu

Kucing muntah bulu juga menjadi hal yang umum terjadi. Ini biasanya terjadi karena seringnya kucing menelan bulu yang telah rontok. Bulu-bulu ini tertelan tidak sengaja saat kucing menjilat tubuh atau bagian tangannya.
Memang banyak bulu yang sudah tertelan dan menyebabkan penyumbatan pada bagian saluran pencernaan, serta mau tidak mau harus dimuntahkan kembali agar pencernaan si kucing menjadi lancar.

Cara Mengobati Kucing Muntah

Itu dia beberapa penyeba kucing bisa mengalami muntah. Saat kucing kamu muntah, ada baiknya jangan langsung panic terlebih dahulu.

Beberapa jenis muntah pada kucing sebenarnya bisa kamu tangani sendiri tanpa harus pergi ke dokter. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menangani kucing yang muntah.

Untuk jenis penyebab muntah ringan pada kucing, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan.

  1. Kamu harus membersihkan bekas muntahan dari kucing kamu. Ini harus segera dibersihkan untuk menghindari muntahan ini kembali dijilat oleh kucing.
  2. Setelah dibuang bersih, jangan lupa untuk bersihkan dengan cairan antiseptic atau disinfektan. Hal ini berguna agar bakteri atau virus pada kucing mati dan tidak menyerang kembali ke kucing.
  3. Kasih kucing kamu air minum yang matang dan bersih. Sebelumnya, jangan lupa untuk membersihkan wadah hingga benar-benar steril.
  4. Berilah obat kucing muntah yang sesuai dengan jenis penyakitnya.

Lalu, apa obat yang harus diberikan saat kucing muntah?

Saat mengalami muntah-muntah yang terus berangsur cukup lama, kucing biasanya akan mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan. Jika kamu berpikir bahwa harus ada makanan yang masuk untuk menggantikan makanan yang telah dimuntahkan, kamu salah! Jangan dulu beri makanan padat pada kucing.

Berikanlah satu botol cairan infuse pada kucing. Tentunya cairan infusenya yang bisa diminum oleh kucing ya, seperti renalyte. Dalam memberikan cairan, sebaiknya gunakan pipet bukan diminumkan secara langsung. Ini berguna agar cairan benar-benar masuk ke dalam tubuh kucing.

Untuk obat kucing muntah dan mencret, kamu bisa menggunakan oralit dan juga kuning telur. Oralit berfungsi untuk menghentikan mencret dan menggantikan cairan yang terbuang.

Sedangkan, kuning telur berfungsi untuk menambah energi pada kucing agar tidak lemas. Jika kucing masih lemas, kamu juga bisa member catmilk, yaitu susu buat kucing yang mengandung nutrisi dan taurin agar nafsu makan kucing kamu jadi meningkat.

Sedangkan, untuk gejala kucing muntah dengan lender kuning, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter. Kucing dengan muntah kuning biasanya disebabkan karena masalah yang besar, yaitu dari dalam saluran pencernaan kucing. Pemberian obat untuk kucing muntah kuning yang berlebihan akan membuat keadaan si kucing menjadi lebih buruk. Nah, kamu harus mempriksa si kucing ke dokter hewan terdekat.

Jangan pernah berikan obat manusia untuk kucing. Beberapa obat untuk manusia memang bisa diberikan kepada kucing, tapi ada baiknya kalau kamu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter hewan. Pemberian obat untuk kucing yang muntah karena kerusakan organ dalam bisa sangat berbahaya, bahkan mengancam nyawa kucing kamu nantinya.

Itulah beberapa ulasan mengenai penyebab kucing bisa muntah serta cara penanganannya. Jika setelah penanganan, kucing kamu masih muntah dalam waktu 1×24 jam, sebaiknya bawalah kucing ke dokter terdekat. Tapi, jika kucing kamu menjadi semakin membaik, kamu harus perhatikan kesehatannya lebih detail lagi mulai dari makanannya, minuman, serta kebersihan kandang dan tubuhnya. Jangan lupa untuk berikan vaksin kucing dan juga vitamin secara teratur agar sistem kekebalan tubuh kucing menjadi semakin kuat.

Tags: