Cara Mengobati Kucing Jamuran

Cara Mengobati Kucing Jamuran – Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan paling popular yang banyak kita temui di kompleks perumahan atau pun kampung. Tapi tidak menutup kemungkinan meskipun kucing berada di kompleks perumaha ataupun sudah dirawat kucing juga bisa lho terkena penyakit jamur yang sangat mengganggu.

Penyebabnya apa sih? Penyebab kucing jamuran itu berasal dari Virus Ringworm, bila dibiarkan saja bisa menular ke kita lho jadi kita harus hati hati. Virus Ringworm akan menyebar ke bulu dan peralatan kucing seperti kandang, tempat makan, sisir dan lain sebagainya.

Cara Mengobati Kucing jamuran

Jamur pada kucing biasanya akan sembuh dalam 4 sampai 6 bulan. Jika si kucing memiliki daya tahan tubuh yang baik, dalam waktu 6 bulan kucing dapat tumbuh kembali ke tempat semula terkena jamur. Berikut cara mengobati kucing jamuran.

Cara Mengobati Kucing Jamuran
Gambar kucing terkena jamuran, berikut cara mengobatinya. Image Source :
www.pawanghewan.com

Baca Juga :   Kucing Makan Anaknya Sendiri

  1. Mengkarantina Si Kucing

    Bila di tubuh kucing terdapat jamur, sebaiknya pisahkan kucing dari lingkungan kucing dengan mengkarantina di kandang khusus sendiri agar tidak menular ke kucing lainya. Kemiduan ganti semua alat alat yang biasa digunakan seperti tempat tidur, tempat makan, handuk dan lain lain.

  2. Membersihkan Kandang

    Gunakan vacuum cleaner atau mesin penyedot debu untuk menyedot bulu bulu dan serpihan kulit kering si kucing. Tempatkan kandang di tempat yang kering, ventilasi yang cukup dan terkena sinar matahari yang cukup. Semprotkan kandang dengan desinfektan untuk mematikan kuman atau jamur yang ada agar tidak ada inang atau tempat untuk tumbuh.

  3. Membersihkan Peralatan Kucing

    Semua peralatan yang berada disekitar kucing sudah terkontaminasi jamur. Oleh sebab itu, sebaiknya dicuci sampai bersih dengan merendamnya dengan desinfektan.

  4. Membuat Ruangan Tidak Lembab

    Untuk mengetahi kelembaman suatu ruangan dapat menggunakan hygrometer. Kelembaman ideal agar jamur mati dan tidak bisa berkembang berkisar 40% sampai 50%. Menggunakan AC dan dehumidifier akan membantu untuk menajaga suatu kelembaman dan kekeringan suatu ruangan.

  5. Mencukur Si Kucing

    Cukur bulu si kucing di area yang terkena jamur, biasanya bulu yang tumbuh di area yang terkena jamur akar bulunya sudah rapuh sehingga mudah dalam mencukur dan bahkan bisa dicabut. Tapi jika infeksi jamur terdapat di kulit, maka cukurlah seluruh bagian tubuh kucing hingga tidak terdapat bulu untuk mempermudah pengobatan.

  6. Memandikan dan Pengeringan

    Memandikan kucing dapat menghentikan bibit bibit jamur berkembang. Setelah dimandikan lakukan pengeringan pada kucing agar tidak ada daerah lembab yang dapa memicu jamur untuk berkembang biak. Untuk memastikan si kucing kering, keringkan si kucing selama 15 menit untuk memaksimalkan pengeringan pada kucing.

  7. Menggunakan Sulfur atau Belerang

    Gunakan belerang dengan konsentrasi 0.5 – 5%. Penggunaanya mudah kok sama seperti saat menggunakan shampoo cukur basahi tubuh kucing, hati hati ya jangan sampai kena mata si kucing. Tapi kalua kucing berontak tidak mau dimandikan, gampang kok tinggal kita semprotkan saja dengan spray yang sudah mengandung larutan belerang yang dapat kita temui di petshop.

    Biasanya 2 sampai 4 kali pengobatan dengan belerang ini, jamur pada kulit si kucing ini akan hilang. Penggunaan sulfur atau belerang ini memiliki efek samping buat si kucing. Biasanya nafsu makan si kucing akan menurun karena bau menyengat yang dihasilkan oleh belerang tersebut. Jadi kita harus memperhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh kucing jangan sampai si kucing terkena penyakit lain.

  8. Menggunakan Shampoo Khusus

    Shampoo khusus yang digunakan biasanya sudah mengandung sulfur dan pavidone iodine yang bias membasmi jamur jamur jenis Trichophyton dan Microsporum yang memicu virus ringworm pada si kucing. Kita juga bisa kok menggunakan shampoo yang mengandung 2% ketoconazole yang cukup digunakan 3 hari atau 4 hari sekali.

    Tapi biasanya kalo pake yang mengandung ketoconazole biasanya kucing menjadi sangat agresif waktu dimandiin jadi harus hati hati dan butuh tenaga ekstra untuk ngasih shampoo ke kucing.

    Baca Juga :   Makanan Berbahaya Untuk Kucing
  9. Menggunakan Obat Ketoconazole

    Jika saat penggunaan shampoo cukup sulit, kita bisa kok dengan memberikan obat ketoconazole yang dipercaya sebagai cara cepat mengobati kucing jamuran. Berikan obat ini dengan cara mencampurkan ke dalam makanan berlemak yang akan memaksimalkan penyerapan obat buat si kucing.

    Meskipun obat ini dipercaya sangat ampuh untuk menghilangkan jamur, obat ini memiliki efek samping yaitu mual mual disertai muntah dan nafsu makan si kucing menurun tapi tenang saja ini hanya sesaat.

  10. Menggunakan Obat Itraconazole

    Berikan obat itraconazole 3 hari atau 4 hari sekali dengan cara mencampurkan obat ini kedalam makanan yang berlemak si kucing. Yang Namanya obat pasti ada efek samping, efek samping yang diberikan obat itraconazole membuat nafsu makan si kucing menurun dan muntah muntah. Jadi bila kucing kamu sedang hamil jangan beri obat ini karena itu bisa berbahaya bagi si kucing.

  11. Menggunakan Obat Fluconazole

    Obat fluconazole merupakan obat minum cair. Untuk memberikan fluconazole harus bertahap. Untuk pertama berikan setiap hari, yang kedua berikan setiap dua hari sekali, dan untuk yang ketiga berikan seminggu sekali hingga benar benar sembuh.

    Efek samping dari obat ini cukup mengerikan lho, bisa menyebabkan gangguan hati pada si kucing. Jadi harus ekstra hati hati dan jangan berikan kepada kucing yang sedang hamil.

  12. Menggunakan Obat Oral

    Merupakan metode pengobatan dengan memasukkan obat kedalam tubuh melalui mulut si kucing. Dalam penggunaanya harus terlebih dahulu konsultan kepada dokter hewan yang kemudian akan diberikan obat disertai dosis dan takaranya.

    Baca Juga :   Cara Mencari Kucing Yang Hilang
  13. Menggunakan Bedak atau Salep

    Merupakan salah satu cara mengobati jamur dari luar. Dengan mengoleskan ke bagian tubuh kucng yang terdapat jamur. Tapikan kucing memiliki kebiasaan menjilati bagian tubuhnya? Terus gimana dong? Cukup digunakan collar agar kucing tidak dapat menjilati tubuhnya.

    Tapi bisa juga kok dengan cara mengobati kucing jamuran dengan VCO (Virgin Coconut Oil) sangat aman untuk kucing karena dapat mencegah bulu manis si kucing rontok.

  14. Menggunakan Minyak Tawon

    Alasan penggunaan minyak tawon karena kehangatan yang diberikan minyak tawon paling kecil dan panasnya sedikit. Oleskan area yang terkena jamur dengan minyak tawon dengan kadar yang cukup, jangan terlalu banyak, sedikit saja tetapi merata.

  15. Menggunakan Cairan Herbal

    Pengobatan ini merupakan salah satu cara mengobati kucing jamuran dengan alami. Cairan herbal biasanya mengandung bahan alami seperti jeruk nipis, jahe, daun sirih, cuka apal, sereh, sirkaya, dan garam. Dapat juga menggunakan minyak kelapa murni untuk si kucing karena lebih aman.

  16. Memberikan Vitamin

    Untuk meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh kucing kita perlu memberikan vitamin. Dengan menjaga daya tahan tubuh, si kucing akan terhindar dari beberapa penyakit, seperti jamur.

    Baca Juga :   Cara Membuat Makanan Kucing

Itulah beberapa cara mengobati kucing jamuran. Semoga bermanfaat dan bisa membantu kalian semua. Jika kondisi kucing parah dan tidak kunjung sembuh segeralah dirujuk ke dokter hewan agar mendapatkan perawatan yang lebih intensif agar tidak menular. Lingkungan kucing yang bersih dan sehat akan membuat kucing anda bersih dan sehat pula.

Yang kamu cari :

    obat jamur kucing, cara menghilangkan jamur pada kucing, obat jamur kucing tradisional, Cara mengobati jamur pada kucing, Cara mengobatiati jamur kuping kucing, cara mengatasi jamur pada kucing, cara merawat kucing jamuran, cara mengatasi kucing jamuran, cara mengobati jamur kucing, obat jamur kucing alami

Tinggalkan komentar