Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok Dengan Cepat!

Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok – Bagi hewan, bulu merupakan bagian terpenting, terutama pada kucing. Selain memiliki fungsi sebagai penghangat tubuh, bulu pada kucing merupakan filter atau saringan pertama saat terdapat benda asing dari luar yang akan masuk ke tubuhnya, karenanya kesehatan kulit dan bulu kucing harus selalu dijaga.

Kulit dan bulu juga berkaitan langsung dengan kesehatan kucing. Kulit dan bulu yang bersih, akan menjauhkan kucing dari penyakit. Tidak hanya menjauhkan kucing dari penyakit, namun juga menjauhkan sang pemilik dari penyakit yang menular dari kucing.

Namun, ada masanya ketika bulu kucing mengalami kerontokan. Hal ini seringkali membuat pemilik merasa bingung, khawatir, hingga panik dan pergi ke dokter hewan untuk mengetahui cara mengatasi bulu kucing rontok. Bagaimana tidak? Bulu kucing bagus-bagus dan lebat malah jadi rontok. Apalagi, kebanyakan orang menyukai kucing karena melihat kelebatan dan kelembutan bulunya.

Ketahuilah, khususnya untuk para pemelihara kucing pemula, bahwa tidak semua bulu kucing yang mengalami kerontokan disebabkan karena penyakit. Sebab, ada kucing yang mengalami kerontokan karena keadaan normal, misalnya pergantian bulu baru yang normal terjadi tahunan, sedang birahi, masa hamil, atau pasca melahirkan. Karenanya, lihat juga penyebabnya secara keseluruhan sesuai dengan kondisi dan situasi.

cara mengatasi bulu kucing rontokJika penyebabnya karena hal tersebut, kamu tidak perlu merasa khawatir berlebihan, hal tersebut wajar. Sebab, pada saat birahi, masa hamil, dan pasca melahirkan, hormon pada kucing sedang meningkat, sehingga bulu dengan mudah mengalami kerontokan.

Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok

Nah, ada kalanya juga kamu harus merasa khawatir dan ekstra perhatian terhadap kerontokan pada bulu kucing, jika kerontokan tersebut disebabkan karena penyakit, pola makan, dan sebagainya. Segera cari tahu penyebabnya dan segera cari cara mengatasi bulu kucing yang rontok selengkapnya. Berikut beberapa penyebab kerontokan pada bulu kucing dan cara mengatasinya:

1. Alergi

Kerontokan pada bulu kucing bisa jadi disebabkan karena alergi terhadap makanan, vaksin, obat, dan lainnya. Cara mengatasi bulu kucing rontok parah akibat alergi cukup dengan mengganti produk atau alat yang menyebabkan alergi. Telusuri dan perhatikan makanan atau hal apa yang menyebabkannya mengalami alergi.

2. Perubahan suhu

Cuaca dan musim yang berubah-ubah secara ekstrem dapat menyebabkan bulu kucing rontok hebat. Bukan tanpa sebab, bulu kucing yang rontok karena perubahan suhu yang ekstrem berfungsi juga untuk melindungi tubuh kucing. Misalnya, pada saat musim dingin bulu kucing akan tumbuh dengan lebat, setelah tiba musim panas, bulu kucing akan rontok. Hal ini guna melindungi tubuh kucing agar tidak terlalu kepanasan.

Nah, cara mengatasi bulu kucing agar tidak rontok parah saat terjadi perubahan suhu ekstrem dapat kamu lakukan dengan menaruh kucing di tempat yang bersih dan kering tidak lembab dengan sirkulasi yang baik. Tidak terlalu dingin, juga tidak terlalu panas. Bisa juga dengan cara menyiapkan ruangan khusus kucing menggunakan AC dengan settingan suhu yang diatur sedang.

3. Stress

Tidak hanya manusia, kucing pun bisa mengalami stress. Stress merupakan penyebab kerontokan pada bulu kucing yang paling sering terjadi. Ketika sedang mengalami stress, pembuluh darah yang berfungsi mengirimkan nutrisi ke seluruh tubuh menjadi terhambat. Akibatnya, kucing mengalami kerendahan gairah dan bulu rontok.

Jika kamu mulai melihat gejala stress pada kucingmu, misal mendadak diare, groomingberlebihan, menggaruk berlebihan, lebih suka menyendiri, nafsu makan menurun, menjadi lebih agresif atau defensif, maka segera cegah kerontokan bulu. Salah satu cara mengatasi bulu kucing rontok secara alami karena stress adalah dengan mengajaknya bermain dan berinteraksi sesering mungkin. Berikanlah perhatian dan kasih sayang lebih dari biasanya.

4. Serangan Jamur

Jamur akan menyebabkan gatal-gatal hebat pada kucing. Gatal-gatal akibat jamur ini dapat membuat bulu-bulu kucing menjadi rontok, bahkan tidak jarang hingga menyebabkan kebotakan dan luka-luka seperti borok. Jamur pada kucing seringkali disebabkan karena lingkungan sekitar kucing lembab atau kandang kotor dan kurang perawatan, sehingga timbul bakteri.

Untuk kasus yang satu ini adalah murni kesalahan si pemilik yang malas dan kurang bertanggung jawab. Tidak ada cara lain, satu-satunya cara mengatasi bulu kucing agar tidak rontok karena serangan jamur adalah atasi terlebih dahulu rasa malasmu, segera mandikan dan bersihkan kucingmu.

Berikan bedak dan sampo khusus dengan antibiotik, serta bersihkan dubur kucing menggunakan bedak sehabis buang air besar.

5. Kutu

Kelembaban lingkungan dimana kucing tinggal, selain dapat menyebabkan jamur, dapat juga menyebabkan munculnya kutu pada bulu kucing.

Cara mengatasi bulu kucing rontok yang disebabkan karena kutu, yaitu dengan memberikan obat kutu. Belilah obat kutu khusus kucing di pet shop.

Ingat! Mandikan kucingmu menggunakan shampo dan sabun khusus yang berfungsi membunuh kutu.

6. Tungau

Orang seringkali keliru dan masih banyak yang menganggap kutu dan tungau adalah hewan yang sama. Padahal, keduanya jauh berbeda.

Jika kutu lebih suka menyerang dengan merayap pada bagian atas kulit, maka parasit bernama tungau ini menyerang bagian bawah kulit kucing dengan membuat terowongan-terowongan yang mengakibatkan kulit menjadi kopong dan menyebabkan bulu kucing rontok.

Karena ukurannya yang sangat kecil dan menyerang bagian bawah kulit, tungau kurang menarik perhatian hewan pemangsa besar seperti kucing, akibatnya ia mudah sekali menyebar.

Terdapat lebih dari 45 ribu jenis tungau, namun yang paling sering menyerang kucing adalah jenis sarcoptes scabiei yang menyebabkan penyakit scabies.

Cara mengatasi bulu kucing yang rontok akibat tungau adalah dengan membawa kucing kesayanganmu ke dokter hewan terdekat karena butuh penanganan khusus dengan obat khusus.

7. Autoimunitas

Kerontokan bulu kucing juga dapat disebabkan karna sistem kekebalan tubuh alami atau autoimunitas. Tidak ada cara lain untuk mengatasinya, selain pergi ke dokter hewan.Karena autoimun merupakan penyakit yang sifatnya sistemik.

8. Kekurangan atau kelebihan vitamin

Kurangnya pemberian vitamin, terutama vitamin E, dapat menjadi salah satu penyebab bulu kucing rontok. Namun, terlalu berlebihan memberikannya vitamin juga dapat menyebabkan kerontokan pada bulunya. Karenanya, berikanlah vitamin sesuai kebutuhan.

9. Kurang Gizi

Jika kamu siap memiliki kucing, maka kamu harus siap memeliharanya. Berikanlah makanan dengan gizi yang cukup. Kurangnya gizi pada makanan akan menyebabkan kucing kurus dan mengalami kerontokan bulu.

Cara mengatasi bulu kucing rontok secara alami adalah dengan memerhatikan pakanannya. Pakan kucing yang baik adalah yang mengandung vitamin A dan E, serta mengandung 25-30% protein.

10. Sampo atau sabun yang tidak cocok

Sampo yang tidak sesuai dengan tubuh kucing akan mengakibatkan kerontokan bulu. Biasanya disebabkan karena sampo atau sabun menghaslkan busa berlebih, namun mengandung banyak deterjen.

Karenanya, hindari dan sesuaikan produk sesuai kebutuhan dan kondisi kucingmu.Lakukanlah beberapa cara mengatasi bulu kucing rontok tersebut dibarengi dengan perawatan kulit dan bulu kucig secara rutin!

Artkel Kucing Yang Kamu Cari :

Tags: