Cara Merawat Kucing Persia Umur 1-2-3 Bulan

Cara Merawat Kucing PersiaKucing adalah binatang peliharaan yang paling banyak dipelihara oleh manusia di muka bumi ini. Bahkan banyak tokoh-tokoh dunia yang menjadikan kucing sebagai binatang peliharaan mereka. Ada banyak faktor yang menjadikan kucing menjadi binatang peliharaan yang paling digemari.

cara merawat kucing persiaMisalnya, orang-orang cenderung menyukai binatang berbulu lembut yang bisa dielus sehingga kucing adalah pilihan binatang peliharaan yang terbaik. Tingkah laku kucing yang manja dan menggemaskan termasuk salah satu alasan kuat mengapa kucing paling banyak dipelihara. Kucing sendiri jenisnya beragam. Dari sekian banyak jenis kucing, kucing persia adalah kucing yang paling banyak dipelihara.

Cara Merawat Kucing Persia

Kucing Persia memiliki bulu yang lebat dan tubuh yang gemuk sehingga orang-orang senang memeluk, mengelus, dan bermain dengannya. Namun, merawat kucing Persia gampang-gampang susah.

Kucing Persia termasuk ras kucing yang sensitif, terutama terhadap makanan. Cara merawat kucing Persiayang salah bisa menyebabkan kucing menjadi tidak sehat.

Lalu? Bagaimana cara merawat kucing persia agar gemuk? Perhatikan dengan baik langkah-langkah di bawah ini.

1. Jaga Kesehatan Induk Kucing

Langkah pertama merawat kucing Persia ini bisa dipraktekkan untuk kucing Persia yang masih berusia kurang dari dua bulan atau kerap disebut kitten. Cara merawat kucing Persia umur 2 bulanyang pertama adalah dengan memperhatikan kesehatan dari induk kucing Persia.

Kesehatan induk kucing Persia perlu dijaga karena kucing Persia yang umurnya masih dua bulan masih menyusu pada induknya. Sehingga, penularan penyakit dari induk kucing ke anak kucing terjadi dengan rentan waktu yang cepat.

Asupan makanan yang diberikan kepada induk kucing Persia perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan induk kucing Persia. Makanan yang bergizi, vaksin, dan vitamin akan mempengaruhi kualitas susu yang dihasilkan induk kucing Persia sehingga anak kucing Persia menjadi lebih sehat.

Selain itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan tempat tinggal dari kucing Persia. Kandang kucing Persia yang bau, lembab, dan kotor akan menjadi tempat untuk perkembangbiakan bakteri dan virus penyebab penyakit.

Oleh karena itu, selalu bersihkan litter boxkucing Persia. Pastikan bahwa kandang kucing mendapat sinar matahari dan udara yang cukup. Jangan sampai kandang kucing Persia lembab dan bau.

2. Berikan Tempat Tinggal yang Layak

Selain sensitif terhadap makanan, kucing Persia sensitif terhadap kenyamanan. Kucing Persia akan merasa stres jika merasa tidak nyaman. Faktor utama yang menyebabkan kucing Persia merasa stres adalah tempat tinggal.

Tempat tinggal kucing untuk kucing Persia haruslah bersih dan juga nyaman. Selain itu, ukuran kandang kucing Persia harus diperhatikan. Kandang kucing yang terlalu sempit akan membatasi gerak kucing Persia yang lincah.

Selain itu, cara merawat kucing Persia yang masih kittenperlu diperhatikan kehangatannya. Hal ini dikarenakan bulu kucing Persia yang masih kitten tidak selebat bulu kucing Persia yang berukuran medium hingga besar.

Kucing Persia yang masih kittenrentan sakit jika terpapar udara yang dingin. Kehangatan di kandang kucing Persia yang masih kittenbisa dijaga dengan menambahkan bola lampu, handuk, atau kain yang bersih.

3. Berikan Vaksin

Cara merawat kucing persia mediumagar selalu sehat adalah dengan memberinya vaksin secara rutin. Vaksin akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kucing Persia sehingga kucing Persia tahan terhadap berbagai macam penyakit.

Namun, perlu diingat bahwa pemberian vaksin untuk kucing Persia harus dilakukan oleh ahli kesehatan hewan yang mengerti aturan dan dosis yang tepat untuk kucing Persia. Selain itu, berikan pula obat-obatan tambahan seperti obat cacing agar kucing Persia terkena penyakit cacingan yang bisa berimbas pada tubuh kucing yang tidak gemuk.

4. Jaga Kebersihan Tubuh Kucing

Kebersihan sangat penting untuk kucing Persia. Kebersihan tersebut tidak hanya meliputi kebersihan tempat tinggal kucing, tetapi juga kebersihan tubuh kucing. Kucing harus dimandikan secara rutin agar tubuhnya terbebas dari kotoran dan kuman.

Bulu kucing Persia harus dikeramas agar tidak menjadi sarang berkembang biak kutu kucing. Kuku kucing harus dipotong secara rutin agar tidak ada bakteri yang terbawa masuk ke dalam tubuh. Memandikan kucing Persia tidaklah sulit. Kucing Persia bisa dimandikan di rumah, tanpa perlu pergi ke pet shop.

5. Berikan Kucing Persia Fasilitas Tambahan

Untuk menunjang kenyamanan kucing Persia, fasilitas tambahan bisa diberikan di dalam kandang kucing. Fasilitas tambahan yang biasanya ada di kandang kucing Persia adalah litter boxsebagai tempat untuk buang air kucing Persia.

Litter box sendiri diisi oleh pasir yang khusus untuk kucing, bukan pasir yang digunakan untuk konstruksi bangunan atau pasir yang ada di kebun. Pasir khusus untuk kucing bisa didapatkan dengan mudah di pet shop terdekat. Selain itu, tambahkan pula mainan agar kucing merasa senang walau terkurung di dalam kandang.

6. Berikan Kasih Sayang

Kucing Persia adalah binatang peliharaan yang senang sekali dimanja tetapi pemilik kucing Persia sering lupa untuk memberikan kasih sayang yang lebih kepada mereka. Kucing Persia yang kekurangan kasih sayang akan tumbuh menjadi kucing yang penyendiri bahkan bisa agresif. Oleh karena itu, pemilik kucing Persia harus sering mengungkapkan kasih sayang dengan cara memberikan sentuhan lembut.

Tujuannya adalah agar kucing Persia merasa nyaman dan familier dengan sentuhan pemiliknya. Kucing Persia yang diberi cukup kasih sayang akan terhindar dari stres. Nafsu makannya juga akan meningkat sehingga tubuhnya mudah sekali gemuk. Tidak hanya sentuhan yang bisa diberikan kepada kucing Persia, berikan pula mainan seperti bandul ikan atau bola untuk meningkatkan chemistryantara kucing Persia dan pemiliknya.

7. Berikan Makanan yang Bergizi

Poin paling penting dalam cara merawat kucing Persiaadalah memberikan makanan dengan asupan gizi yang cukup sehingga kucing Persia bisa tumbuh dengan sehat. Kucing Persia tidak bisa diberikan makanan yang sembarang, terutama kucing Persia yang masih kitten. Ada makanan khusus untuk kucing Persia yang biasanya dijual dalam kemasan di pet shop.

Makanan yang diberikan untuk kucing Persia harus mengandung protein yang tinggi agar berat badan kucing naik. Selain itu, jangan memberikan makanan yang mengandung pewarna buatan karena bisa mengganggu fungsi ginjal kucing Persia.

Selain makanan, susu tidak kalah pentingnya diberikan kepada kucing Persia, terutama kucing Persia yang umurnya kurang dari tiga bulan. Kucing Persia pada kelompok usia tersebut masih menyusu pada induknya. Namun, tidak ada salahnya memberikan susu tambahan kepada kucing Persia yang masih kitten. Perlu dicatat bahwa susu tambahan untuk kucing Persia bukanlah susu sapi.

Susu sapi bisa membuat kucing Persia mengalami diare dan gangguan pencernaan yang lain. Sehingga, berikan susu formula khusus untuk kucing agar tidak menimbulkan efek samping. Kucing Persia juga membutuhkan air agar tidak dehidrasi. Oleh karena itu, jangan lupa sediakan air bersih di dalam kandang kucing.

Itulah artikel tentang bagaimana cara merawat kucing persia umur 1 bulan, 2 bulan, hingga 3 bulan yang sudah kamu baca diatas, semoga informasi penting ini bisa bermanfaat buat kalian semua para pecinta kucing. Terimakasih

Tags: