Begini! Cara Merawat Bulu Kucing Dengan Mudah

Cara Merawat Bulu Kucing – Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang sangat menggemaskan.Apalagi ketika mereka memiliki wajah yang imut dan bulu yang panjang. Siapa yang tidak akan jatuh cinta pada hewan ini?

Akan tetapi, bagi mereka yang memelihara kucing sejak lama, merawat hewan lucu ini ternyata diperlukan ketelatenan yang lebih, terutama dalam hal merawat bulunya yang panjang.Apalagi, kucing dari ras Persia dan Anggora yang berbulu panjang biasanya memerlukan perawatan yang lebih dibandingkan kucing berbulu pendek seperti kucing jenis kampung.

cara merawat bulu kucingNah, bagi kamu yang merupakan pemilik pemula, berikut ada beberapa cara merawat bulu kucingyang bisa diterapkan di rumah.

Penyebab Bulu Kucing Mudah Rontok

Sebelum kita melangkah jauh untuk belajar cara merawat bulu kucing, sebaiknya kamu mengetahui apa yang akan terjadi jika bulu kucing yang panjang tidak dirawat.

Nah, hal yang akan terjadi adalah bulu kucing mudah rontok dan kusut. Bayangkan jika bulu kucing mudah rontok, maka akan menempel di segala tempat mulai dari sofa, kasur, bahkan bajumu ketika sedang menggendongnya. Merepotkan, bukan?

Bulu kucing pada dasarnya memang akan rontok secara alami. Kerontokan ini biasanya terjadi setiap setahun sekali yang kemudian digantikan dengan bulu baru yang lebih halus. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang memicu kerontokan bulu yang tidak wajar, meliputi:

1. Menggunakanshampo yang salah

Shampo yang tidak cocok akan menyebabkan terjadinya kerontokan bulu. Cara merawat bulu kucing agar tidak rontok adalah dengan menghindari shampo yang terlalu banyak busanya.Mungkin saja kandungan deterjennya sangat tinggi. Deterjen justru menyebabkan iritasi di kulit sehingga bulu mudah rontok.

2. Kutu, tungau, dan jamur

Parasit yang tumbuh di kulit kucing akibat kurangnya dilakukan perawatan sering menyebabkan terjadinya kerontokan bulu. Hal ini dikarenakan parasit itu menyerap nutrisi yang ada di kulit, sehingga otomatis bulu akan rontok karena kekurangan nutrisi.Tungau dan jamur lebih parah lagi karena menyebabkan infeksi pada kulit.Cara merawat bulu kucing Anggora yang rontokadalah menjaga kebersihan kulit dan bulunya dari parasit-parasit tersebut dengan rajin memandikannya.

3. Kekurangan vitamin

Vitamin A dan E sangat penting menjaga kelebatan bulu kucing. Jika tubuh kekurangan nutrisi ini, maka bulu kucing akan mudah rontok.

4. Kelebihan vitamin

Tapi, perlu diketahui juga bahwa kelebihan pemberian vitamin juga tidak baik.Kelebihan vitamin justru menyebabkan kulit menjadi kering sehingga berkerak dan mudah mengelupas.Kondisi kulit seperti ini membuat bulu mudah rontok.

Jadi, salah satu cara merawat kucing agar bulunya tidak rontokadalah dengan memberikan vitamin yang pas, tidak kurang atau lebih.

5. Stress

Tidak hanya manusia, kucing pun bisa stress dan mengalami kerontokan rambut. Ketika stress pembuluh darah tidak dapat berfungsi dengan baik, sehingga penyaluran nutrisi ke seluruh tubuh akan terhambat. Kucing tidak akan bersemangat dan bulunya mudah sekali rontok. Jadi, cara merawat bulu kucing Persia agar tidak rontok akibat stress adalah terus menjaga mood kucingmu tetap bahagia dengan rutin mengajaknya bermain dan memberikan kudapan.

6. Penyakit

Selain itu, penyakit seperti alergi dan gangguan kekebalan tubuh (autoimunitas) juga mendorong kerontokan yang parah. Cara merawat bulu kucing Persia rontokakibat penyakit adalah dengan rutin mengecek apabila terjadi gejala rontok yang parah ke dokter hewan.

Apabila rontoknya sudah sangat parah, maka memberikan obat rontok dapat secara lebih efektif menjadi cara merawat bulu kucing Persia yang rontok. Anda bisa membelinya di pet shop atau klinik hewan.

Cara Merawat Bulu Kucing

Mudah rontoknya bulu kucing di atas menjadi alasan mengapa mempelajari cara merawat kucing supaya gemuk dan bulu terawattsangatlah penting. Tidak hanya kucing berbulu panjang seperti Persia dan Anggora saja, tetapi kucing berbulu pendek seperti kucing kampung juga butuh perawatan bulu.

Berikut adalah beberapa perawatan yang bisa kamu terapkan pada kucingmu.

1. Rajin menyisirbulunya

Cara merawat bulu kucing Anggora ataupun Persia paling dasar adalah menyisir bulunya yang panjang secara rutin untuk menghilangkan bulu rontok, kotoran, dan segala parasit eksternal yang menempel.Selain itu, penyisiran juga membantu menyebarkan minyak alami yang diproduksi oleh kulit sampai ke bulu. Tidak hanya rapi, tapi bulu kucingmu nanti akan menjadi lebih mengkilap.

Ditambah lagi, cara merawat bulu kucing yang rontokdengan penyisiran dapat mengurangi jumlah bulu rontok yang sering tertelan kucing saat menjilati badannya. Dengan begitu, kamu bisa mengurangi resiko kucing muntah akibat tersedak bola bulu atau hairball.Jika kamu membiasakan menyisir kucingmu sejak kecil, maka ia akan menyukainya.

Untuk kucing Anggora dan Persia yang bulunya panjang, kamu perlu rajin menyisir dan menyikat sekali setiap 2-3 hari.Sedangkan, kucing kampung yang berbulu pendek, kamu cukup melakukannya sekali dalam seminggu.

Cara merawat bulu kucing biar tidak rontoksaat penyisiran adalah dengan menggunakan 3 jenis sisir, yaitu sikat bulu kucing, sikat besi, dan sikat karet.

Pertama, sikat bulu dari kepala sampai ekor dengan lembut menggunakan sikat bulu kucing. Kedua, gunakan sisir besi untuk menyisir bagian yang sama guna mengangkat kotoran-kotoran di bulu. Terakhir, gunakan sikat bulu lagi untuk mengangkat bulu-bulu yang terlepas setelah penyisiran pertama.

2. Memandikan kucing secara rutin

Cara merawat bulu kucing agar lebatselanjutnya adalah dengan rutin memandikannya.Cara merawat bulu kucing Persia agar lebat dan bersih dengan rutin memandikannya membantu membersihkan kutu, jamur, atau tungau yang tinggal di antara bulunya yang lebat.

Walaupun frekuensi mandi kucing tidak ditentukan, tetapi biasanya kucing dengan bulu panjang butuh dimandikan lebih sering dibandingkan yang berbulu pendek.Sebelum mulai mandi, ada beberapa persiapan yang perlu kamu lakukan.

Pertama, masukkan bola kapas ke dalam telinga untuk menghindari masuknya air. Gunakan lap hangat untuk melap bagian luar dan dalam telinga. Lanjut dengan menyikat bulunya dengan lembut.

Selanjutnya, siapkan air hangat (sekitar 21 derajat celcius) di dalam bak atau basin secukupnya.Secara perlahan, letakkan kucingmu ke dalam bak tempat mandi.Gunakan selang untuk membasahi tubuhnya.Pijat seluruh badannya (hindari bagian mata dan telinga) dengan menggunakan shampo.

Bilas seluruh badannya dengan shower sampai bersih dari busa. Terakhir, keringkan badannya dengan handuk kering.Walaupun tidak disarankan untuk menggunakan pengering, jika hendak menggunakannya, maka pastikan disetel pada mode dingin atau rendah.

Dibandingkan ras lainnya, cara merawat kucing persia bulu kapasbiasanya memerlukan perhatian lebih karena bulu mereka lebih panjang, lebat dan tipis, sehingga rentan kusut dan rontok. Cara merawat kucing bulu kapasdengan penyisiran rutin dan memandikan lebih sering pun sangat diperlukan agar bulu mereka tetap rapi dan indah.

Selain itu, cara merawat bulu kucing kampungmaupun cara merawat bulu kucing Persia medium sama dengan cara merawat bulu kucing Persia dan Anggora yang berbulu panjang. Jika kamu bisa melakukan perawatan rutin kepada kucing kampungmu, maka mereka akan memiliki bulu yang lebih lebat dan indah.

Bila kamu merasa cara merawat bulu kucingdi atas terlalu merepotkan, jangan khawatir. Saat ini sudah banyak klinik hewan dan pet shop yang menyediakan jasa untuk melakukan perawatan rutin terhadap kucingmu. Jadi, sayangilah peliharaanmu seperti kamu menyayangi diri sendiri, ya?!

Tags: